Perkembangan Jaringan

 

Jaringan Komputer

Jaringan Komputer

Saat ini globalisasi perdagangan sangat tergantung pada kesiapan  dan    kemampuan setiap organisasi / perusahaan dalam menetapkan strategi yang tepat untuk memenangkan persaingan yang semakin ketat. Efisiensi pada perusahaan merupakan syarat mutlak bagi usaha untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Efisiensi ini dapat dicapai dengan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan secara optimal, termasuk di dalamnya di bidang komputer.

Sebuah organisasi / perusahaan seringkali memiliki komputer dalam jumlah banyak dan masing-masing komputernya saling terpisah jauh. Misalnya sebuah organisasi / perusahaan yang memiliki sejumlah cabang dan terdapat sebuah komputer di masing-masing lokasi untuk mengawasi inventarisasi, memonitor produktivitas, dan menghitung penggajian lokalnya. Pada awalnya, masing-masing komputer tersebut bekerja secara terpisah antara satu dengan lainnya. Tapi pada suatu saat, mungkin pihak manajemen berkeinginan untuk menghubungkan komputer-komputer tersebut sehingga dapat mengkorelasikan seluruh informasi perusahaan. Model sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya disebut jaringan komputer. Sebuah jaringan terdiri dari dua atau lebih komputer yang terhubung satu sama lain dengan menggunakan media transmisi seperti kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau pancaran sinar laser.

Bentuk jaringan lokal yang pertama adalah jaringan hirarki seperti yang tampak pada Gambar 1.  Dalam skema ini, aktifitas computing terpusat pada CPU yang disebut host. Host biasanya berbentuk komputer mainframe. User mengakses host melalui terminal atau PC yang disebut dumb terminal. Disebut dumb terminal karena terminal-terminal tersebut tidak dapat melakukan proses tersendiri. Dumb terminal harus memiliki software emulation (contohnya Extra dan TN3270) agar dapat mengakses host.

Jaringan Hirarki
Jaringan Hirarki

Jaringan hirarki menyediakan fasilitas computing yang terpusat, tetapi jaringan ini dibatasi oleh beberapa hal tertentu yaitu :

–   Penggunaan aplikasi dibatasi pada aplikasi yang ada dalam komputer host.

–   Dibutuhkan biaya yang besar untuk keperluan perangkat keras, perangkat lunak dan pemeliharaan.

–   Jika sistem host tidak bekerja, maka tidak satupun yang dapat mengakses data yang terpusat pada host.

Jaringan ini biasanya dapat dikontrol oleh programmer yang mempunyai keahlian khusus untuk mengoperasikan sistem jaringan mainframe. Apabila anda ingin mencetak suatu laporan misalnya, maka anda harus mengajukan suatu permintaan ke pusat layanan mainframe. Personal Computer (PC) merubah hal ini. Dengan menggunakan PC, anda dapat memperoleh informasi yang diinginkan dan melakukan update terhadap informasi.

 

%d bloggers like this: